Saturday, July 25, 2020

Describe some Food From my Internship Place 11

Kondro bakar
Pizza
Sponge cake
1. Konro bakar

Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan burasa dan ketupat yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar. Rasa pedas dan berbumbu ini dibuat dari campuran rempah-rempah, seperti ketumbar, keluwak (buah yang menyebabkan masakan berwarna hitam), sedikit pala, kunyit, kencur, kayu manis, asam, daun lemon, cengkih, dan daun salam.

2.Pizza

Sebagaimana yang kita ketahui, pizza merupakan jenis kuliner yang berasal dari Italia. Pizza adalah makanan berupa roti bundar dan pipih yang dipanggang di oven. Pizza disajikan dengan lumuran saus tomat dan keju beserta topping pilihan seperti daging dan sosis. Pada awalnya, pizza yang dibuat berbeda dengan pizza yang kita ketahui saat ini. Meski berasal dari Italia, namun sebenarnya orang Yunani lah yang pertama kali membuat makanan berjenis roti berukuran besar.

Saat itu orang Yunani membuat adonan roti besar berbentuk bulat dan rata dengan campuran rempah dan minyak. Namun roti besar ini tidak menggunakan tomat. Di abad ke 18, jenis roti besar berbentuk bulat dan pipih ini mulai dijual di Italia dengan nama ‘pizza’. Saat itu, pizza dijajakan di pinggir jalan dan pasar tanpa toping apa pun. Pizza hanyalah sebuah roti besar layaknya roti tawar. Karena murah, pizza menjadi konsumsi masyarakat miskin di Naples, Italia.

3. Sponge cake

Sponge Cake adalah sejenis kue dasar tipe foam. Berbeda dengan tipe butter cake yang mana biasanya mengandalkan baking powder atau baking soda sebagai bahan pengembang, Sponge Cake umumnya hanya mengandalkan kocokan udara dan telur sebagai bahan pengembangnya. Ada banyak sekali jenis sponge cake yang ada di seluruh dunia, yang mana masing-masing memiliki karakteristiknya tersendiri. 


Sponge cake klasik yang asli biasanya dibuat tanpa mentega dan mengocok putih dan kuning telur secara terpisah saat adonannya dibuat. Namun pada beberapa jenis kue, seperti Genoise, kue sponge asal Italia dan Perancis, yang biasa menambahkan sedikit mentega cair untuk memperkaya rasa, serta mengocok putih dan kuning telur secara bersamaan dengan gula hingga mengembang dan kental.
Sponge Cake cenderung memiliki rasa yang tawar dan tidak dominan, namun memiliki tekstur yang ringan dan tidak rapuh seperti butter cake. Oleh karena itu, sponge cake kerap digunakan dalam pembuatan cake dengan susunan berlapis atau bolu gulung. Untuk menambah rasa dan kelembapan pada kue, Sponge Cake juga kerap mengandalkan olesan sirup atau buttercream berperisa untuk membantu kue terasa kaya rasa.

Describe some Food From my Internship Place 10

Sushi
Suki
Dimsum
1. sushi
Sushi] adalah makanan khas Jepang yang populer di seluruh dunia atau menjadi populer saat ini. Di Negara selain Jepang, Sushi berkembang secara unik dimana menunjukan budaya makanan negara tersendiri, seperti Sushi dengan Apokat, Keju, Udang Goreng, dan lain-lain di dalamnya. Saat ini, di luar negeri pun Sushi sudah dapat dinikmati dengan mudah di Sushi Bar atau Restoran Jepang.

 
2, Dimsum
Sushi] adalah makanan khas Jepang yang populer di seluruh dunia atau menjadi populer saat ini. Di Negara selain Jepang, Sushi berkembang secara unik dimana menunjukan budaya makanan negara tersendiri, seperti Sushi dengan Apokat, Keju, Udang Goreng, dan lain-lain di dalamnya. Saat ini, di luar negeri pun Sushi sudah dapat dinikmati dengan mudah di Sushi Bar atau Restoran Jepang.

Hidangan dim sum terdiri dari beberapa jenis makanan, di antaranya bakpao, fung zau atau ceker ayam, siomay, dumpling atau pangsit goreng, hakau yang berisi udang, gyoza atau pangsit kukus, dan xiaolongbao yaitu pangsit yang di dalamnya terdapat kuah.
Dim sum biasanya disajikan dalam keranjang pengukus berukuran kecil yang dalam setiap keranjangnya berisi satu jenis dim sum.
Pada zaman dulu, dim sum disajikan di antara waktu sarapan dan makan siang yang disebut brunch dan dinikmati sambil minum teh.

3. Suki
Suki adalah hidangan yang terdiri dari kuah dalam panci besar yang dipanaskan di atas kompor yang disediakan di atas meja makan. Beberapa negara Asia memiliki versi suki masing-masing, seperti orang Jepang yang lebih mengenal dengan sebutan “shabu-shabu”, di Tiongkok disebut “hot pot” atau “steamboat”, sementara nama “suki” lebih identik untuk versi Thailand.

Meski berbeda nama, namun tidak ada perbedaan yang mendasar dalam segi penyajian. Ketiganya menggunakan kuah kaldu ayam untuk merebus berbagai isian, misalnya daging sapi yang diiris tipis, daging ayam, seafood, serta pelengkapnya seperti sayuran hijau (pakcoy), sawi putih, jamur aneka jenis (kuping, enoki, shitake), tahu putih, kulit tahu, baso, pangsit, hingga shirataki. Dan karena di Thailand memiliki kuah bercita rasa asam pedas yang dikenal dengan nama tom yam, maka biasanya hidangan suki ditambahkan variasi kuah tom yam untuk bersanding dengan kuah kaldu ayam.
gambar : @fourpoinmakassar

Describe some Food From my Internship Place 9


1, Nasi Briyani
briyani adalah hidangan berupa nasi (biasanya dari beras basmati) yang dimasak dengan rempah-rempah lalu ditambah dengan sayuran, atau daging (ayam, kambing, ikan, udang atau sapi). Makanan ini berasal dari Asia Selatan (India dan Pakistan). Di Indonesia dan Malaysia, hidangan ini disebut dengan tambahan kata nasi (nasi biryani, nasi briyani, nasi briani, atau nasi beriani). Nama hidangan ini ("Biryani") berasal dari Bahasa Persia, beryā(n) (بریان) yang berarti goreng atau panggang. Pada zaman dulu, beras digoreng di dalam Minyak samin sebelum direbus di dalam air bersama rempah-rempah hingga setengah matang.

Biryani dibuat dari beras yang sudah direbus di panci terpisah. Setelah beras setengah matang, beras dicampur dengan kaldu berbumbu, ditutup rapat di dalam panci, dan dimasak hingga matang sampai kaldu menyerap kedalam nasi. Biryani berbeda dengan Pullao (pilaf) (nasi bumbu) dalam cara memasak. Kalau memasak Pullao, beras digoreng bersama rempah-rempah di dalam minyak samin, dan langsung dimasak hingga matang.
Pelancong dan pedagang dari Bangsa Persia memperkenalkan cara memasak biryani kepada orang India dan Pakistan. Hidangan ini tidak hanya populer di India dan Pakistan, melainkan juga di Irak, Iran, Afganistan, Bangladesh, dan kalangan penduduk muslim Sri Lanka.

Rempah-rempah yang dipakai sewaktu memasak biryani, termasuk di antaranya: minyak samin, kacang-kacangan, jintan, cengkih, kapulaga, kayu manis, daun salam koja, ketumbar, daun mint, jahe, bawang bombay, dan bawang putih. Nasi biryani yang asli memakai safron.
Nasi biryani yang "non-vegetarian" (bukan untuk pemakan sayuran saja) menggunakan daging sapi, daging ayam, daging kambing, daging domba, atau udang. Hidangan sampingan bisa berupa "Chutney Dahi", korma, kari, sayur terung, atau Telur rebus.


2, Gado-gado
Gado-gado merupakan salah satu makanan yang berasal dari Betawi. Pada awalnya Gado-Gado hanya berisi sayur-sayuran rebus dan diberi bumbu kacang yang dicampur dengan cabai, irisan telur, dan emping sebagai pelengkap. Akan tetapi gado-gado telah dimodifikasi, banyak yang menambahkan jagung, kentang, tahu, tempe kedalam gado-gado, dan di atasnya diberi taburan bawang goreng.

Istilah gado-gado digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tercampur dan menjadi satu. Seperti sebutan pernikahan gado-gado yang artinya kedua mempelai memiliki latar belakang suku, ras, agama, dan budaya yang berbeda-beda. Dalam bahasa Jawa, gado berarti makan tanpa nasi. Karena itulah makan gado-gado biasanya menggunakan lontong atau dimakan begitu saja. Gado-Gado kadang juga disebut dengan Indonesian Salad karena isinya hampir menyerupai salad.
Jika dilihat secara sekilas, Gado-Gado, Lotek (Jawa Barat), atau Pecel (Jawa Timur) memiliki tampilan yang mirip. Bumbu kacangnya yang membedakan ketiga makanan tersebut, bumbu kacang gado-gado tidak menggunakan kencur seperti yang digunakan pada Lotek dan Pecel.

3. Bapao
Bakpao merupakan makanan tradisional Tionghoa yang kini terus berkembang di Indonesia dan negara-negara lainnya. Makanan bakpao dulunya dibawa dan diperkenalkan oleh masyarakat asli Tionghoa ke masyarakat Indonesia maupun masyarakat lain di dunia.

Awalnya, bakpao berisi daging babi karena mayoritas masyarakat Tionghoa mengonsumsi daging babi. Tapi, seiring dengan perkembangan zaman dan kuliner, isian dalam bakpao tidak melulu daging. Varian isian bakpao bermacam-macam mulai dari cokelat, selai kacang, selai buah, daging ayam, daging ikan hingga daging sapi juga sayuran.

Seperti dilansir dari laman grandtaste99.blogspot.co.id, penemu bakpao yang pertama adalah seorang tentara Tionghoa bernama Zhuge Liang. Zhuge Liang (181 – 234) adalah salah satu tentara ahli strategis terbaik China, perdana menteri, insinyur dan ilmuwan. Setelah melakukan peperangan dan meraih kemenangan lantas akan kembali ke ibu kota, Liang serta pasukannya harus melewati sungai besar yang berombak dan berbadai.

Salah seorang memberitahukannya bahwa sejak zaman nenek moyangnya, agar sungai tenang dan bisa diseberangi dengan selamat, siapapun harus melempar sedikitnya 50 kepala manusia di sana. Tapi, karena Liang tak ingin kembali terjadi pembunuhan atau pertumpahan darah, ia pun membuat kue yang berbentuk mirip kepala manusia yang disebut Baozi (bakpao). 

gambar : @fourpoinmakassar

Describe some Food From my Internship Place 8

Bubur kajang ijo
Roti canai
1. Nasi kebuli

Nasi kebuli adalah hidangan nasi kaya akan rempah dengan aroma khas bercita rasa gurih. Hidangan yang identik dengan Timur Tengah ini sangat populer di kalangan warga Betawi begitu pula pada masyarakat keturunan Arab di Indonesia. Sejarah keberadaan nasi kebuli di tanah air ini merupakan adaptasi dari masakan Timur Tengah yang kemudian dipopulerkan oleh warga Betawi. Nasi kebuli biasa disajikan dan menjadi makanan spesial pada perayaan keagamaan Islam seperti maulid, lebaran dan Hari Raya Kurban.

Nasi kebuli dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin, disajikan bersama daging kambing goreng, taburan kismis, dan bawang goreng.
Nasi kebuli memiliki ciri khas rasa dan aroma seperti kari dan aroma kapulaga terasa lebih menonjol. Nasi kebuli hampir mirip dengan nasi briyani , namun nasi briyani berwarna agak kuning dan terasa sedikit rasa pedas dan aroma kunyit.
 


2. Bubur Kacang ijo 

Bubur kacang hijau adalah bubur  yang berasal dari Madura dengan kacang hijau sebagai bahan dasarnya, di padu dengan santan dan gula merah serta biasanya menggunakan daun pandan sebagai penambah aroma dari bubur kacang hijau itu sendiri.
Kacang hijau merupakan palawija yang sangat terkenal di kawasan tropika.
Biji dari kacang hijau merupakan bagian yang paling bernilai ekonomi, dimana biasanya orang menjadikan biji kacang hijau sebagai bubur yang di sebut bubur kacang hijau, selain itu biji kacang hijau juga biasa digunakan sebagai isi dari jajanan bakpao atau onde onde, sedangkan untuk kecambah kacang hijau bisa di jadikan sayur, tidak cuma itu, kacang hijau juga bisa di olah menjadi tepung untuk kemudian di buat mie atau yang biasa di kenal dengan nama mie soun.


3. Roti canai
Roti canai adalah sejenis roti pipih (flatbread) dengan pengaruh India, yang banyak ditemukan di Indonesia. Roti ini bisa ditemukan di gerai mamak di Singapura atau di rumah makan Aceh dan Sumatra Barat di Indonesia. Di Singapura, roti seperti ini dinamai roti prata. Bentuk dan bahannya mirip dengan kerala porotta. Roti ini sangat pipih karena dibuat dengan cara diputar hingga tipis, kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak, atau bisa pula dengan menebarkan adonan setipis mungkin di atas panggangan.
Di Indonesia, roti canai dihidangkan dengan kari kambing atau domba.


Di Indonesia, roti canai juga disebut roti cane, roti konde, atau roti mariyam, dan biasanya disajikan dengan kari kambing dan teh tarik. Roti canai masuk ke Indonesia melalui arus migrasi Muslim India ke Kesultanan Aceh di bagian utara Sumatra pada sekitar abad ke-17, dan kemudian menyebar ke seluruh Hindia Belanda —sekarang Indonesia— pada awal abad ke-19. Roti canai lebih mudah dijumpai di Sumatra, terutama di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Roti canai telah diadopsi menjadi masakan Melayu Sumatra, masakan Aceh, dan masakan Minangkabau. Akibatnya, banyak restoran Melayu, Aceh, dan Minangkabau yang melayani roti canai dengan kari daging kambing di Indonesia yang dioperasikan oleh kelompok etnis selain peranakan India. Hidangan asal India ini telah terintegrasi dengan baik ke dalam masakan Aceh yang dianggap milik mereka sendiri.
Di Ampel, sebuah kampung peranakan Arab di Surabaya, dikenal sebagai roti mariyam, sementara orang Jawa biasa menyebutnya roti konde disebabkan bentuknya yang mirip dengan konde. Meskipun memiliki nama yang berbeda, resep mereka sangat mirip, dan mereka dipengaruhi oleh paratha India.

gambar : @fourpoinmakassar

Sunday, July 5, 2020

Describe some Food From my Internship Place 7

La mien
Pancake
Panna cotta
1. la mian

Lamian (mie), cita rasa tradisional dapur Muslim China, dengan metode persiapan yang menarik, adalah salah satu makanan yang tidak dapat ditinggalkan orang Tionghoa. Dianggap sebagai “makanan cepat saji” bangsa, karena dipersiapkan dengan cepat, Lamian banyak dikonsumsi saat musim gugur.

Makanan praktis dan tradisional asli dari dapur Muslim China ini kebanyakan disukai di bagian utara 
China, sementara bagian selatan lebih memilih hidangan nasi. Lamian disiapkan oleh tangan terampil yang mengubah adonan menjadi potongan tipis. Mie dengan nasi, ayam atau sayuran, kedelai, bawang merah, ketumbar dan berbagai saus ditawarkan kepada pelanggan dalam mangkuk besar setelah lima menit mendidih.

Semangkuk mie rata-rata adalah 20 Yuan, sekitar 40 ribuan, dan restoran mie seperti ini berlimpah di jalanan Ibu Kota Beijing, dan ada restoran mie halal di kota yang dekat dengan masjid. Restoran ini paling ramai di musim gugur, dan mie panas mengepul adalah favorit pelanggan, terutama dalam cuaca dingin.

Koki Ma Chin Hai mengatakan bahwa setidaknya satu tahun pelatihan diperlukan untuk membuat mie, dan dibutuhkan latihan dan waktu untuk menjadi master. Chin Hai menambahkan bahwa mie Lancou diciptakan menjelang akhir pemerintahan Dinasti Qing, sehingga memiliki sejarah lebih dari dua abad.

Selain China, mie banyak dikonsumsi di Korea Selatan, Jepang, Singapura dan Vietnam, dan “fangbienmien” (mie readymade) dijual secara online.”taobao.com” dan “jd.com” di bawah Alibaba dan berbagai toko online lainnya menawarkan mie, dan pada tahun lalu, volume pasar makanan online di China melebihi $ 37 miliar, sebagian besar adalah mie siap pakai.


3. Panna cotta
Panna Cotta merupakan salah satu dessert atau hidangan penutup khas Italia yang bercitarasa manis dan memiliki tampilan yang mirip pudding, tapi dengan tekstur berbeda. 
Tak seperti pudding, jelly atau agar-agar yang bertekstur kenyal. Tekstur Panna Cotta lebih lembut layaknya tahu sutra. Inilah kunci yang membedakan antara Panna Cotta dengan Pudding, dan jadi salah satu keistimewaan dessert nan menawan ini.

Dalam bahasa Italia, Panna berarti cream, sedangkan Cotta adalah masak. Kedua kata tersebut mengandung arti cooked cream atau krim yang dimasak. Karena bahan dasar yang umum digunakan adalah campuran dari krim segar dan susu.
Sajian Panna Cotta mulanya berkembang di daerah Langhe, Piedmont-Italia Selatan, dan diciptakan oleh seorang wanita asal Hungaria di abad ke-19. Pada resep aslinya, Panna Cotta ditambahkan telur, kopi bubuk dan vanilli.

Selain krim dan susu, bahan pendukung yang wajib ada dalam pembuatan Panna Cotta adalah bahan pengental berupa gelatin. Gelatin inilah yang akan membentuk tekstur Panna Cotta berbeda dari Pudding, Jelly atau Agar-Agar yang menggunakan jelly atau rumput laut sebagai pembentuknya. 
Dessert sederhana ini biasanya ditambahkan perasa atau saus, yang berasal dari buah-buahan, kopi, liquer, atau bahkan karamel. Sama halnya seperti pembuatan pudding, peralatan yang digunakan juga tergolong sederhana.

3, Pancake
Pancake adalah kue dadar yang terbuat dari tepung terigu, telur, gula, dan susu. Bahan-bahan ini kemudian dicampur dengan air untuk membentuk adonan kental, yang nantinya akan digoreng atau dipanggang diatas wajan datar atau pan yang sudah diolesi minyak terlebih dahulu. Kue ini biasanya dimakan dengan tambahan mentega, sirup mapple, selai, keju, dan madu. Kata pancake ini sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, yaitu: pannenkoek.

Pancake ini memang belum begitu popular di kalangan masyarakat, apalagi bagi masyarakat non modern, khususnya pada masyarakat menengah yang ada di Indonesia. Di Indonesia, makanan pancake ini sangat mirip dengan beberapa makanan tradisional khas Indonesia, seperti: serabi, apem, kue lumpur, dan kue leker.

Pancake adalah makanan yang sebenarnya sudah ada sejak dulu, namun belum begitu populer di masyarakat seperti sekarang ini. Asal Usul Pancake ini bahkan dipercaya sudah ada sejak masa atau Peradaban Romawi Kuno. Awalnya pancake ini dinamakan dengan Alita Dolcia, yang berarti “makanan manis”, yang dibuat dari terigu, susu, dan bumbu.

Bahan tersebut kenudian dicampur dengan air hingga membentuk sebuah adonan encer. Tapi tidak terlalu encer juga ya guys. Pada zaman romawi kuno, adonan ini tidak dimasak di atas pan atau wajan, tetapi dengan sebuah alat tertentu, yang menyerupai pan atau semacamnya, karena “pan” belum ada pada zaman ini.

Lambat laun, pancake mulai dikenal dan semakin populer di Eropa sejak tahun 1430-an. Dan sejak saat itu, pancake mulai dijadikan sebagai makanan khas masyarakat yang ada di bagian Timur Eropa seperti di Mardi Gras. Di wilayah ini, pancake dijadikan sebagai menu khas pada hari Shrove Tuesday atau Pancake Tuesday, yang disajikan sehari sebelum hari Paskah tiba.

http://www.campaniarestaurant.com/asal-usul-pancake-si-kue-dadar-manis-dan-lezat/

Describe some Food From my Internship Place 6

1. Omelette


Telur sudah menjadi makanan favorit sejak zaman dulu, lo, teman-teman. Bahkan sejak tahun 1400 sebelum Masehi, masyarakat Mesir sudah mengonsumsi telur. Mereka menyimpan ayam di gua-gua bawah tanah dan memanfaatkan telurnya untuk makanan sehari-hari.
Salah satu olahan telur adalah omelet yang masih kita kenal dan kita konsumsi hingga sekarang. Dulunya, omelet ini pertama kali diciptakan oleh bangsa Roma. Mereka memasak telur menjadi olahan telur dadar yang disiram madu. Rasanya manis dan gurih, sehingga mereka menyebutnya sebagai ovemele, artinya telur dan madu.
Kemudian, pembuatan omelet atau telur  dadar ini terus berkembang, dan tak hanya dihidangkan dengan madu saja. Nama omelet yang kita kenal sekarang sebenarnya berasal dari bahasa Perancis, amelette. 

2. Deep fried scallops

Scallop adalah daging kerang kampak. Dagingnya lembut empuk dengan warna putih susu. Selain yang segar ada juga yang kering. Jenis yang kering warnanya agak kecokelatan. Daging kerang kampak kering bisa dibeli di pasar swalayan besar dan harganya realtif mahal. Untuk jenis kering ini harus dikukus dahulu hingga empuk baru bisa diolah. Scallop enak ditumis, untuk campuran sup, salad dan dijadikan bahan campuran saus XO yang gurih enak.


3. Ayam kung-pao

Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. 

Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. 

Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang. 

Celakanya, si juru masak tengah kehabisan bahan. Di dapurnya, ia hanya memiliki dada ayam, kacang, dan cabai kering, selain bumbu-bumbu dasar. Tanpa pikir panjang, ia mencincang dada ayam, lantas dengan naluri kokinya meracik semua bumbu tersebut. Pada momen kepepet itulah, ayam kung pao pertama dalam sejarah dimasak dan dihidangkan. 

Tak dinyana, Ding Baozhen menggemari setengah mati sajian tersebut. Sontak, ia membagikannya kepada para pengawal. Saking puasnya, sang gubernur bertitah bahwa ayam kung pao menjadi sajian utama di rumah gubernur mulai detik itu. 

Akibat “penemuan”tersebut, si juru masak turut diboyong ketika Ding dipromosikan menjadi Gubernur Jenderal Sichuan pada 1876. Wilayah Sichuan yang dilimpahi berbagai jenis bahan makanan dan bumbu akhirnya menambah kaya cita rasa ayam kung pao. Si juru masak berimprovisasi dengan menambahkan saus kacang, gula, sampai buah-buahan seperti nanas dan paprika pada menu ayam kung pao. 

Nama “kung pao” sendiri berasal dari julukan Ding Baozhen, yakni “gong bao” alias penjaga istana. Ding memang punya rekam jejak yang begitu disegani. Ketika masih bertugas di Shandong, Ding berhasil mengatur pertahanan dengan sangat baik. Ketika pretasi itu membawanya ke takhta Gubernur Jenderal Sichuan, ia sukses meredam berbagai pemberontakan. 
Paling monumental, Ding berhasil mempertahankan perbatasan barat daya China dari gempuran tentara Inggris yang baru saja menduduki Burma. Atas capaiannya ini, Ding diganjar gelar Bangsawan Pengajar Putra Mahkota dan memperkukuh reputasinya sebagai sang “penjaga istana”. 
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana
Rasa hidangan yang satu ini terbilang cocok dengan lidah kebanyakan orang Indonesia. Rasa dan aroma yang kaya dilengkapi dengan sentuhan pedas yang menggigit menjadikannya populer di negeri ini. Di balik popularitasnya yang mendunia, resep ayam kung pao justru tidak lahir dari eksperimen-eksperimen terukur, melainkan dalam suasana terdesak, menurut folklor Sichuan. Buku Origins of Chinese Cuisine (2000) karangan Xu Shitao mendedahkan kisah tersebut. Syahdan, Ding Baozhen, Gubernur Shandong (1866-1876) baru saja kembali dari perjalanan dinas yang panjang bersama para pengawalnya. Kelelahan dan kelaparan, Ding memerintahkan juru masaknya agar segera menyajikan makan siang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayam Kung Pao yang Mendunia Ternyata Dibuat Tak Sengaja", https://travel.kompas.com/read/2019/01/12/130800027/ayam-kung-pao-yang-mendunia-ternyata-dibuat-tak-sengaja.
Penulis : Vitorio Mantalean
Editor : I Made Asdhiana


Describe some Food From my Internship Place 5

1. Red velvet
Red Velvet Cake adalah sejenis kue yang biasanya terdiri dari dua atau lebih lapis cake berwarna merah menyala yang dengan dilapisi krim keju yang tebal. Sebenarnya, warna merah dari kue ini dihasilkan dari beetroot.

Red Velvet Cake ternyata sudah ada sejak jaman perang dunia kedua, yakni sekitar tahun 1940-an. Cake yang dulu popular di Amerika Serikat ini merupakan cake yang disajikan untuk para tentara. Jadi sejarahnya, cake ini muncul saat perang dunia kedua. Waktu itu, para pastry chef mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan pembuat kue seperti pewarna makanan karena di negara Paman Sam itu sedang mengalami krisis ekonomi yang cukup parah. Akhirnya mereka membuat inovasi kuliner yang tidak terduga. Berhubung buah bit yang termasuk dalam ras umbi-umbian ini banyak ditemui di negara tersebut, para pastry chef akhirnya menggunakan sari buah bit untuk mewarnai cake buatan mereka sehingga lahirlah Red Velvet Cake.
 
Red Velvet mulai dikenal pelosok dunia berkat sebuah film pada tahun 1989 yang berjudul â??Steel Magnoliasâ??. Dikisahkan pengantin pria yang ada film tersebut membawa Red Velvet cake dalam bentuk armadillo (sejenis binatang tapir) untuk sang pengantin wanita. Semenjak itu, cake romantis nan seksi ini mulai banyak digemari di dunia.

Selain warna merah menyala yang menjadi daya tarik utama keseksian Red Velvet, keistimewaan dari cake ini terletak dari krim olesannya. Jika umumnya krim olesan cake terbuat dari mentega putih atau krim putih telur alias maringue, krim olesan pada Red Velvet menggunakan cream cheese yang dipadu dengan vanilli dan sedikit gula bubuk sehingga menghasilkan rasa asam, gurih, dan manis menjadi satu. Ditambah dari tekstur cake yang lembut dan lembab, menjadikan cake yang juga dijuluki Devilâ??s Food ini. Kenapa dijuluki Devilâ??s Food? Karena warna merahnya menyimbolkan sosok devil dan juga pertumpahan darah pada masa perang dunia.

2. Dadar gulung

Dadar Gulung merupakan makanan khas Indonesia dan Malaysia yang dapat digolongkan sebagai pancake yang diisi dengan parutan kelapa yang dicampur dengan gula jawa cair. Isi ini disebut unti. Penyebutan nama Dadar Gulung ini berbeda pada beberapa daerah diantaranya dalam bahasa Malaysia adalah Kuih Ketayap dan Kuih Lenggang. Kulit Dadar Gulung berwarna hijau karena diberi pewarna daun suji.
 
Sejarah Dadar Gulung
Dadar Gulung adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang berasal dari pulau jawa. Asal mula Dadar Gulung berawal dari Orang Romawi yang mengenalinya dengan sebutan Pancake. Pancake merupakan makanan populer di Eropa sejak tahun 1430 M. Di Eropa, Pancake dikenal sebagai makanan khas orang timur. Pada perkembangannya juga makanan ini di adopsi oleh negara lain. Di Jerman dinamakan pfannkuchen. Di Perancis dinamakan Crepes, dan di Amerika dinamakan Nohehick. Di Indonesia pun ada makanan seperti ini yang dinamakan Dadar Gulung.

3. Onde onde
Makanan satu ini merupakan salah satu makanan tradisional yang menjadi icon kuliner di Mojokerto, Jawa Timur. Namanya adalah Onde-onde.

Onde-onde adalah makanan tradisional yang bentuknya bulat dimana di bagian luarnya terasa kenyal dan di dalamnya terdapat campuran kacang hijau dan gula merah. Makanan satu ini merupakan makanan tradisional yang terkenal di Indonesia dan biasanya banyak kita jumpai di pasar tradisional. Salah satunya adalah di Mojokerto, Jawa Timur  yang menjadikan Onde-onde ini sebagai makanan tradisional dan oleh – oleh khas di sana.
Asal Usul Onde-onde
Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, Onde-onde ini awalnya berasal dari Negeri Tiongkok. Kemudian dibawa ke Indonesia pada masa Kerajaan Majapahit oleh laksamana dari Negeri Tiongkok yang berkunjung ke Kerajaan Majapahit. Hingga akhirnya makanan ini sering disajikan sebagai menu kue di istana dan mulai berkembang dimasyarakat majapahit pada saat itu. 
Pada awalnya Onde-onde yang dibawa dari Negeri Tiongkok itu berbeda dengan Onde-onde yang ada di Indonesia saat ini. Awalnya Onde-onde ini hanya berisi pasta gula merah saja dan rasanya manis. Namun di Indonesia sendiri Onde-onde ini kemudian dimodifikasi dengan penambahan kacang hijau sehingga memiliki rasa yang sedikit gurih dan cocok dengan lidah orang Indonesia.
Pengolahan Onde-onde
Onde-onde ini terbuat dari campuran kacang hijau dan gula merah dan dibungkus dengan kulit yang terbuat dari tepung ketan dan taburan wijen. Dalam proses pengolahannya, pertama kacang hijau dikukus dan dihaluskan. Lalu dimasak dan dicampur dengan campuran gula hingga adonan rata dan dapat di bentuk bulat. Kemudian dibungkus dengan kulit yang terbuat dari campuran tepung ketan dan dilumuri dengan wijen. Setelah itu kemudian digoreng dalam minyak yang banyak dengan api sedang hingga matang dan berwarna kecoklatan.
Cita Rasa Onde-onde
Onde-onde di Mojokerto ini memiliki cita rasa yang khas dan sedikit berbeda dengan Onde-onde lainnya. Salah satu keistimewaan Onde-onde Mojokerto ini adalah kulitnya yang kenyal, sehingga menimbulkan sensasi tersendiri saat kita memakannya. Selain itu perpaduan rasa manis isi onde – onde dan rasa gurih dari wijen memberikan kenikmatan  tersendiri pada makanan tradisional satu ini.
Tempat Kuliner Onde-onde
Onde-onde ini merupakan salah satu makanan tradisional yang sangat terkenal di Mojokerto dan menjadi icon kuliner disana. Onde-onde ini sangat mudah kita temukan disana, karena hampir di setiap jalan besar disana banyak warung yang menjajakan onde – onde ini. Selain bisa dimakan di sana, kita juga bisa menjadikannya sebagai oleh – oleh. 
Onde-onde ini biasanya dijual dalam keadaan hangat atau habis digoreng, sehingga terjaga kualitasnya. Karena bila sudah terlalu lama akan menjadi lembek dan cenderung alot. Selain isi kacang hijau, penjual biasanya juga menyediakan rasa lain seperti rasa keju, rasa gula dan lain – lain. Untuk harga Onde-onde ini realatif murah sehingga tidak telalu menguras dompet kita. Nah bagi anda yang berkunjung dan berwisata ke Mojokerto, tentu kurang lengkap rasanya bila belum menikmati dan membawa pulang makanan tradisional satu ini.
http://www.negerikuindonesia.com/2015/08/onde-onde-makanan-tradisional-dari.html

Daily Activity Internship Program 5

 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seni Kuliner !!! Haloo teman-teman, lanjutkan kabar kabar kalian selama pandemi ...